RENCANA
GAME OUTBOND
1. Puisi Game
Dilakukan
berkelompok
- Setiap orang dalam satu kelompok
diminta menuliskan :
- 5 kata benda
- 5 kata sifat
- 5 kata petunjuk
- 5 kata bilangan
- 5 kata ganti orang
- Lalu minta masing-masing kelompok
membuat puisi dengan modal kata-kata yang ditulis tadi anggota-anggota
kelompoknya.
- Puisi hanya boleh menggunakan
kata-kata yang sudah ditulis anggota kelompok.
- Minta setiap kelompok mempresentasikan
hasilnya masing-masing
2. Perkenalan dan
Pencairan sikap
Cara pertama :
(alat bantu : pencatat waktu)
a.
Mentor memperkenalkan diri,
latar belakang, dari mana mentor datang, hobby Anda dan para peserta boleh
bertanya segala sesuatu tentang diri Anda
b.
Selanjutnya peserta diminta
memperkenalkan dirinya masing-masing, terdiri dari : nama lengkap, nama
panggilan, kelas, alamat. Mentor diharapkan menghafal nama panggilan
masing-masing peserta karena mungkin nama inilah yang disenangi oleh peserta.
c.
Mintalah anggota kelompok
menyebutkan nama lengkap, nama panggilan, kelas, dan lokasi tempat tinggal, dari
temannya satu kelompok yang duduk disebelah kanannya.
d.
Lakukan proses (c) ini tiga
kali, setiap kali proses, posisi tempat duduk dirubah, dan diusahakan makin
lama semakin cepat
e.
Jika ada seorang peserta
yang lupa identitas temannya, minta peserta itu untuk berkenalan kembali dengan
teman itu
Cara kedua : (alat bantu :
bola)
a.
Mentor memperkenalkan dirinya
b.
Peserta memperkenalkan identitasnya masing-masing
c.
Peserta lain menghafalkan identitas temannya lalu
setelah itu menyebutkan nama lengkap, nama panggilan, kelas dan alamat teman
sebelah kanannya.
d. Lalu dilakukan simulasi dengan menggunakan bola, aturan simulasi ini :
a.
Bola dilemparkan secara acak
dari seorang peserta kepada peserta lainnya
b. Peserta yang menerima bola harus menyebutkan identitas orang yang
melempar bola kepadanya. Identitas
meliputi nama panggilan dan daerah tempat tinggalnya.
c.
Lalu dia melempar bola lagi
secara acak kepada peserta lain
d.
Peserta yang menerima bola
itu kembali melakukan proses (b)
e.
Demikian selanjutnya selama
jangka waktu tertentu yang ditentukan oleh mentor.
f. Peserta yang salah
menyebutkan dapat dikenaan sanksi
g.
Simulasi ini dapat dilakukan
beberapa kali dengan aturan sipemegang bola harus makin cepat menyebutkan
identitas si pelempar bola
h.
Tujuan dari simulasi ini
agar peserta dapat dengan cepat menghafal nama peserta lain dalam kelompoknya.
3. Menggambar
Berantai
Tujuan : melatih kerjasama
dan usaha mengetahui pemikiran temannya
Alat bantu : kertas 2 lembar
dan pensil untuk semua peserta
Ide simulasi : Setiap
peserta memegang selembar kertas dan satu pensil. Peserta diminta memikirkan
hendak menggambar apa dalam kertasnya. Lalu minta peserta mulai menggambarnya
dalam waktu 15 detik. Sesudah 15 detik minta seluruh peserta menggeserkan
kertasnya ke temannya yang ada di sebelah kanannya. Lalu setiap peserta diminta
melanjutkan gambaran temannya tersebut. Proses pemutaran tersebut dilanjutkan
hingga gambar kembali ke penggambar semula.
Refleksikan apakah gambar
masing-masing berkembang sesuai dengan rencana keinginan penggambarnya semula
??
Mungkin ada gambar yang
sesuai rencana atau lebih bagus atau bahkan menjadi rusak / tidak jelas.
Mainkan dua babak bahwa
suatu kondisi ideal adalah setiap orang membayangkan apa tujuan gambar itu
semula dan berusaha membuat gambar itu
menjadi lebih baik (bukan malah jadi lebih jelek).
Simpulkan mengenai
pentingnya memahami perasaan/niat orang lain.
Pembahasan :
Selama proses menggambar, mentor mengamati perkembangan gambar-gambar
supaya mentor dapat mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut ini kepada
pemegang gambar yang tepat. Pertanyaan
berikut didiskusikan dengan kelompok.
1.
Pada waktu menambah gambar orang lain apakah mengerti
tujuan gambar yang belum lengkap itu ?
2.
Apakah yang ditambahkan tepat ?
Apakah gambar tamba baik
atau tambah jelek ?
Kenapa demikian ?
3.
Bagaimana perasaan pemilik
gambar kalau gambarnya diubah ? Kenapa
demikian ?
4.
Bagaimana kalau gambar yang diterima sudah hampir
lengkap ?
5. Bagaimana bila gambar yang diterima baru saja mulai ?
6.
Apakah ada yang takut menambah ? Kenapa ?
7. Apakah ada yang merasa sulit menambah gambar ?
8.
Apakah ada yang merasa mudah
? Kenapa ?
Kesimpulan :
Dari pembahasan
tadi dapat ditarik beberapa kesimpulan tentang faktor-faktor yang menunjang
kerjasama maupun faktor-faktor yang mengham-bat.
4. Trust Walk
Tujuan : memahami
realita,
Alat bantu :
Tali raffia 40 cm dan kain penutup mata sejumlah ½ peserta
Teknik simulasi :
-
Peserta berbaris dilapangan
-
Peserta diundi menjadi dua kelompok : Satu kelompok
matanya ditutup, Satu kelompok tangannya diikat kebelakang
-
Lalu minta seluruh peserta
untuk melakukan suatu hal (mis. Pindah tempat, mengambil tasnya masing-masing,
memakai sepatu, dll) pekerjaan yang dilakukan ada yang hanya membutuhkan tangan
saja, ada yang membutuhkan penglihatan saja dan ada yang membutuhkan keduanya. Disinilah peserta harus berinisiatif untuk
saling membantu
Refleksikan mengenai keadaan manusia yang ada yang
“sempurna” dan ada yang “cacat” dan bagaimana tanggung jawab kita terhadap
mereka serta refleksikan mengenai syukur kita kepada Allah akan nikmat-nikmat
yang sangat banyak yang mungkin selama ini sering kita lalaikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar